Hampir 20 tahun setelah meninggali Istana Gambir sebagai tempat tinggal resminya sejak 1950, Presiden Sukarno diusir penguasa baru pada 16 Agustus 1967. Berikut ini tempat-tempat yang ditinggali Presiden Sukarno di akhir hidupnya.
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Komentar