top of page

Ikan-ikan dari Muncar

Sebuah pelabuhan penghasil ikan terpenting di Indonesia siap menjadi destinasi wisata bahari yang menarik dikunjungi.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 10 Mei 2020
  • 3 menit membaca

TEMPAT Pelelangan Ikan (TPI) Kalimoro Muncar Banyuwangi lebih semarak dari biasanya. Deretan los ikan berjajar rapi menjual berbagai macam ikan tangkapan nelayan yang masih segar. Dari ikan layur, kerapu, tongkol hingga lemuru.


Para pengunjung begitu antusias berbelanja ikan segar dan produk olahan hasi laut Banyuwangi seperti nugged ikan, abon, ikan asin kering, hingga kerupuk ikan. Mereka juga bisa menikmati ikan bakar sembari menikmati pemandangan indah dari perahu-perahu nelayan yang khas dan berjejer rapi.


Muncar Fish Market Festival memang selalu menarik pengunjung. Festival ini digelar untuk meningkatkan produktivitas nelayan Banyuwangi sekaligus mempromosikan Muncar sebagai kawasan ekowisata bahari.


“Kita ingin Muncar menjadi tempat yang nyaman untuk berbelanja sekaligus menjadi destinasi wisata bahari. Sehingga nelayan dan masyarakat setempat bisa ikut menikmati geliat pariwisata Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, September 2019


Basis Industri Perikanan

Muncar dikenal sebagai pelabuhan penghasil ikan terbesar di Jawa dan terbesar kedua di Indonesia setelah Bagansiapiapi, Riau. Pelabuhan ini sudah ada sejak masa Kerajaan Blambangan. Aktivitas penangkapan ikan pun sudah dilakukan sejak lama dengan alat tangkap dan perahu yang masih sederhana.


Pada masa kolonial, Banyuwangi masuk wilayah Karesidenan Besuki. Saat itu wilayah Besuki mengandalkan pertanian yang berorientasi ekspor. Sehingga sektor perikanan kurang mendapat perhatian serius. Hasil tangkapan ikan masih berorientasi lokal. Produk ikan dari Banyuwangi, misalnya, disalurkan ke Jember.


“Tapi dengan pertumbuhan populasi, produksi lokal tampaknya tidak memadai dan impor ikan menjadi perlu,” tulis Nawiyanto dalam “Fish Resource Exploitation in the Besuki Region during the Pre-New Order Period”. Impor ikan kering berasal terutama dari Madura, Makassar, Banjarmasin, dan Palembang serta dalam jumlah kecil dari Bali dan Sumbawa.



Sejak pertengahan 1920-an, sejalan dengan kebijakan pemerintah kolonial untuk mengurangi ketergantungan pada impor ikan, armada Jepang dan Belanda terlibat dalam eksploitasi sumber daya ikan. Para nelayan asing ini menggunakan perahu dan alat tangkap yang lebih maju. Mereka juga mendirikan pabrik pengolahan ikan di Banyuwangi.


“Operasi penangkapan ikan modern tampaknya telah meningkatkan ukuran tangkapan ikan. Perikanan laut Besuki tumbuh pesat, ditunjukkan dengan munculnya kompleks penangkapan ikan Muncar sebagai pusatnya,” tulis Nawiyanto.


Muncar Fish Market Festival pada September 2019. (Dok. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi).
Muncar Fish Market Festival pada September 2019. (Dok. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi).

Produk ikan dan juga ikan kalengan dari Banyuwangi mulai diekspor. Optimisme muncul bahwa Muncar adalah pesaing utama bagi pusat penghasil ikan di Siam.


Penurunan sempat terjadi sebelum dan selama masa pendudukan Jepang. Tapi setelah itu produksi ikan pulih kembali. Jawatan Perikanan Laut mulai giat lagi melakukan penelitian perikanan laut. Jawatan juga mendorong pembuatan perahu baru dengan memberikan bantuan pinjaman uang untuk pembelian kayu atau memperbaiki perahu tua.


“Hasilnya, penangkapan ikan di Muncar dan Tratas dapat dikatakan memuaskan, walau keadaan masih penuh kesukaran,” tulis Sutejo K. Widodo dalam “Kebijakan Ekonomi Berdikari dan Perkembangan Sektor Perikanan”, makalah pada Konferensi Nasional Sejarah VIII, November 2006.



Jenis ikan yang banyak terdapat di perairan Muncar adalah lemuru. Menurut Nawiyanto, pada 1960 lemuru menyumbang sekitar 70 persen dari total tangkapan di Muncar. Hal ini mendorong tumbuhnya pabrik pengolahan dan pengawetan ikan.


Sebut saja PT Munchar, yang didirikan pada 1964, sebagai produsen ikan kaleng dengan spesialisasi tuna dan sarden. Saat ini perusahaan menawarkan berbagai produk yang mencakup tuna kalengan, sarden kalengan, tepung ikan murni, dan minyak ikan. Lalu ada PT Sumber Yalasamudra yang didirikan tahun 1970 untuk memproduksi sarden. Masih banyak lagi.


Lemuru kian intens dieksploitasi nelayan sejak 1970-an berkat penggunaan pukat cincin (purse seine), alat tangkap yang digolongkan dalam kelompok jaring lingkar.


Muncar kemudian menjadi basis usaha pengolahan ikan; baik secara tradisional maupun modern, untuk kebutuhan pasar dalam negeri maupun luar negeri. Dalam jumlah sedikit, produksi ikan Muncar dipakai sejumlah pengusaha pengawetan ikan.


Destinasi Wisata Bahari

Ikan lemuru merupakan komoditas utama nelayan Muncar yang memasok puluhan industri perikanan di Banyuwangi. Namun dalam satu dekade terakhir jumlah tangkapan lemuru di Muncar menurun drastis.Inilah salah satu alasan yang mendorong Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Muncar Fish Market Festival.


Bupati Anas mengatakan, gelaran festival ini untuk mendorong kebanggaan rakyat akan potensi maritimnya. Dia juga berharap nelayan Banyuwangi bisa mengolah hasil laut menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Selain itu, event semacam ini diharapkan bisa menaikkan pendapatan nelayan dan mendatangkan banyak wisatawan. Dengan kata lain Muncar bisa menjadi destinasi wisata bahari alternatif.   



Muncar Fish Market Festival masuk dalam agenda Banyuwangi Festival. Ia digelar satu hari sebelum pelaksanaan Petik Laut Muncar, sebuah upacara sedekah laut sebagai bentuk syukur atas keberkahan hasil laut yang didapat nelayan Muncar. Acara ini juga menjadi ajang kampanye gemar makan ikan atau disebut Gemarikan bagi masyarakat Banyuwangi.


Untuk tahun 2020, sejumlah event Banyuwangi Festival yang terkait dengan Muncar meliputi Muncar Food Festival (4-5 April 2020), Petik Laut Muncar (3 September), dan Muncar Fish Market Festival (28-30 September 2020). Kalau kamu doyan makan ikan sekaligus berwisata, sayang kalau event-event itu dilewatkan begitu saja.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Chairil Anwar dan ayahnya wafat di tahun yang sama. Diperingati sebagai hari berkabung di Indragiri dan Hari Puisi Nasional.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
transparant.png
bottom of page