- 29 Mar 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 9 Des 2025
KAPOLRI Jenderal Hoegeng Iman Santoso telah lama membidik aktivitas Robby Tjahjadi. Yang disebut terakhir adalah mantan pegawai negeri yang kemudian beralih profesi menjadi penyelundup mobil mewah. Robby terbilang penyelundup yang licin karena berhasil menyogok petugas bea cukai Pelabuhan Tanjung Priok. Lewat bantuan orang dalam, dia mampu meloloskan ribuan unit mobil selundupan setiap tahunnya.
“Di Indonesia tahun 1968 sampai Oktober 1972, salah satu kasus penyelundupan yang terkenal adalah kasus penyelundupan mobil mewah. Salah seorang pelakunya adalah Robby Tjahjadi, seorang turunan Cina,” tutur Hoegeng dalam otobiografinya yang ditulis Abrar Yusra dan Ramadhan K.H., Hoegeng, Polisi- Idaman dan Kenyataan.
Suatu ketika, Hoegeng berniat melaporkan kasus penyelundupan Robby Tjahjadi kepada Presiden Soeharto. Hoegeng menghadap langsung ke kediaman Soeharto di Jalan Cendana 8, Menteng, Jakarta Pusat. Tapi, Hoegeng kecele. Orang yang hendak dia laporkan ternyata sudah lebih dulu berada di Jalan Cendana. Hoegeng berpapasan dengan Robby Tjahjadi yang baru saja keluar dari rumah presiden. Buru-buru Hoegeng meninggalkan Cendana menuju kantornya di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo 3.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















