top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jalan dan Ruang Hilang di Jakarta

Pascakemerdekaan, atas nama nasionalisme, nama-nama jalan dan ruang publik Jakarta diubah. Meninggalkan warisan yang hanya berupa kenangan.

12 Jun 2013

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Van Heutsz Boulevard, 1920. Foto: Tropenmuseum.

  • 13 Jun 2013
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

OKTOBER 1904, Ratu Wilhelmina melantik Johannes Benedictus van Heutsz sebagai gubernur jenderal Hindia Belanda. Dia dianggap berjasa dalam Perang Aceh (1873-1904) sewaktu menjabat gubernur militer Aceh.  


Van Heutsz menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda hingga 1909. Bertahun kemudian, namanya diabadikan menjadi sebuah nama jalan di Batavia: van Heutsz Boulevaard. Pascakemerdekaan, namanya berubah menjadi Jalan Teuku Umar, kawasan Menteng sekarang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page