Diperbarui: 20 Jul
NAMA resmi kompleks bangunan lambang kota Kordoba, Spanyol itu Catedral de Nuestra Señora de la Asunción atau dalam bahasa Indonesia kira-kira: “Katedral Santa Perawan Maria Yang Diangkat ke Surga”. Tapi cobalah Anda tanya orang di jalanan Kordoba di mana letak Catedral de Nuestra Señora de la Asunción. Kemungkinan besar akan menimbulkan kebingungan. Tapi tanyalah di mana La Mezquita, yang dalam bahasa Spanyol berarti masjid. Semua orang pasti tahu dan akan menunjuk ke gereja katederal itu.
Tak aneh jika ada dua warga lokal yang saling berpapasan dan tegur sapa, “mau ke mana?,” akan terdengar jawaban yang tidak cocok untuk kuping kita: “Voy a la Mezquita a oír misa”. Artinya, “Saya mau misa di masjid”.
Catedral La Mezquita atau Katedral Masjid adalah surga arsitekur, sejarah, dan budaya yang tiada duanya. Terletak di Kordoba, Spanyol, yang pernah menjadi salah satu ibu kota kekhalifahan Islam. Lebih tepatnya kekhalifahan Bani Ummayah periode kedua, setelah kudeta oleh Bani Abbasiyah di Damaskus, Syria. La Mezquita adalah lokasi wajib kunjung bagi wisatawan yang datang ke Spanyol. Ada dua hal yang harus diperhatikan ketika kita berkunjung ke kompleks bangunan seluas 23.400 meter persegi itu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












