top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Jejak Silam di Tepian Wadi el Kabir

Mengunjungi Katedral Masjid di Kordoba, Spanyol, yang pernah menjadi salah satu ibu kota kekhalifahan Islam. Menikmati surga arsitekur, sejarah, dan budaya yang tiada duanya.

Oleh :
Historia
6 Mar 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Kordoba, Spanyol. (Ging Ginanjar/Historia.ID).

  • 6 Mar 2023
  • 7 menit membaca

NAMA resmi kompleks bangunan lambang kota Kordoba, Spanyol itu Catedral de Nuestra Señora de la Asunción atau dalam bahasa Indonesia kira-kira: “Katedral Santa Perawan Maria Yang Diangkat ke Surga”. Tapi cobalah Anda tanya orang di jalanan Kordoba di mana letak Catedral de Nuestra Señora de la Asunción. Kemungkinan besar akan menimbulkan kebingungan. Tapi tanyalah di mana La Mezquita, yang dalam bahasa Spanyol berarti masjid. Semua orang pasti tahu dan akan menunjuk ke gereja katederal itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page