- 26 Sep 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 25 Mei
SEDARI remaja, pria kelahiran Maastricht, Belanda, 30 April 1797 ini sudah jadi tentara. Dia masih 17 tahun ketika terlibat dalam Perang Napoleon sebagai letnan dua di resimen ke-22 militer Prancis. Dia ada di sana sewaktu Napoleon kalah di Waterloo.
Andreas Victor Michiels, nama pria itu, akhirnya memilih melanglang buana ribuan kilometer dari tanah kelahirannya. Pada 3 Juli 1817, dia sudah berada di Batavia. Dia menjadi letnan satu pada batalyon perintis tentara kolonial Hindia Belanda.
Di perantauan, mula-mula Michiels terlibat dalam pertempuran di Palimanan dan Cirebon. Kiprahnya yang bagus membuatnya tak lama kemudian naik pangkat menjadi kapten dalam usia yang sangat muda.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















