top of page

Juru Foto di Bawah Desingan Peluru

Dari Perang Saudara Spanyol hingga Pendaratan Normandia. Petualangan Robert Capa Berakhir di Palagan Indocina.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 6 Jun 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 18 Apr

PESISIR Normandia, Prancis Utara pada pagi 6 Juni 1944. Desingan peluru senapan mesin dan ledakan-ledakan artileri Jerman di bibir pantai saling berlomba memekakkan telinga. Hari itu “Operasi Overlord” –atau sering disebut D-Day adalah operasi pendaratan pasukan Sekutu untuk membebaskan Eropa Barat dari tangan Jerman-Nazi– dimulai. Prajurit Satu Huston Riley merupakan satu di antara pasukan Kompi F, Batalyon ke-2, Resimen ke-16, Divisi Infantri ke-1 Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat yang mesti mendarat pada gelombang pertama D-Day atau Invasi Normandia.


Keadaan chaos tak sedikitpun memberi waktu buat Riley menebalkan nyali begitu ia turun dari kapal pendarat LCVP di sektor Omaha Beach. Riley sempat terjatuh dan setengah tenggelam. Ia berlindung sebisa mungkin selama setengah jam di pinggir pantai.


Peluru senapan mesin Jerman mulanya hanya menyerempet ransel perbekalan di punggung serta di ujung sepatu boot-nya. Namun ketika ia kemudian tergeletak pasrah, empat peluru bersarang di bahunya. Tetapi hari itu maut belum menjemputnya. Seorang sersan dan seorang lagi yang tak familiar bagi Riley menarik tubuhnya untuk berlindung ke gundukan pasir yang lebih aman.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Banyumas is one of Central Java’s rice-producing regions. However, floods and malaria caused famine in the area. This issue caught the attention of a member of the House of Representatives.
bg-gray.jpg
Percobaan bom nuklir-hidrogen oleh Amerika Serikat di Kepualaun Eniwetok di Pasifik merisaukan seorang anggota DPR. Mendorong pemerintah galang sikap penolakan di pentas internasional.
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.
Lomba asah-otak layaknya cerdas cermat mulanya untuk para serdadu Perang Dunia II. Radio hingga televisi lantas mengadaptasinya untuk pelajar.
Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.
Pernah mendirikan band The Steps yang sohor di akhir 1960-an, Tinton Soeprapto justru meninggalkan dunia musik dan kembali ke dunia otomotif.
Peristiwa ini berawal dari ketegangan yang dipicu oleh kecemburuan sosial dan tekanan ekonomi. Aksi kekerasan, penjarahan, dan pembakaran meninggalkan luka sosial yang mendalam.
Peristiwa ini berawal dari ketegangan yang dipicu oleh kecemburuan sosial dan tekanan ekonomi. Aksi kekerasan, penjarahan, dan pembakaran meninggalkan luka sosial yang mendalam.
Horison lahir dari stabilitas politik rezim Orde Baru. Majalah sastra berpengaruh ini bertahan selama enam dekade.
Horison lahir dari stabilitas politik rezim Orde Baru. Majalah sastra berpengaruh ini bertahan selama enam dekade.
Dari tuntutan jam kerja hingga perlindungan pekerja. Perjuangan buruh mengalami perubahan, namun tujuannya tetap satu: keadilan.
Dari tuntutan jam kerja hingga perlindungan pekerja. Perjuangan buruh mengalami perubahan, namun tujuannya tetap satu: keadilan.
Berawal dari ahli psikologi ingin mengamati kehidupan narapidana di penjara. Eksperimen ini menjadi eksperimen paling terkenal dan kontroversial.
Berawal dari ahli psikologi ingin mengamati kehidupan narapidana di penjara. Eksperimen ini menjadi eksperimen paling terkenal dan kontroversial.
transparant.png
bottom of page