top of page

Kapten Mulyono, Penerbang Tempur Pertama Indonesia

Kapten Mulyono terlibat dalam serangan udara balasan ke markas Belanda setelah agresi militer pertama. Gugur dalam kecelekaan pesawat yang dipilotinya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapten Udara Mulyono (1913-1951). (Sejarah Angkatan Udara Indonesia 1950-1959).

  • 2 Sep 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 12 Apr

KECELAKAAN pesawat terjadi di Kampung Kedung Klinter Surabaya, petang hari 12 April 1951. Dalam kecelakaan itu, pilot AURI (kini TNI-AU), Kapten Mulyono yang menerbangkan pesawat tempur P-51 Mustang meninggal di tempat. Sementara itu, enam orang penduduk setempat meninggal dunia dan tiga orang luka-luka.


“Dengan kecelakaan ini AURI kehilangan penerbang yang cakap,” lansir Sin Po, 13 April 1951.


Tidak hanya AURI yang berduka atas gugurnya Mulyono. Keesokan harinya, warga Surabaya turut berkabung. Walikota menyerukan pengibaran bendera setengah tiang atas insiden itu. Tentulah Kapten Mulyono bukan penerbang biasa.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo bersama rekan-rekan seperjuangan sebangsa maupun lintas bangsa menggalang perlawanan di Eropa, tempat bercokolnya para kolonialis.
bg-gray.jpg
Getol berorganisasi ketimbang kuliah, Ahmad Subardjo mengubah haluan Perhimpunan Indonesia. Menggagas lambang sampai bikin kopiah untuk identitas nasional.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah dituduh pro-Amerika gara-gara meloloskan flm Hollywood.
bg-gray.jpg
Presiden Sukarno menggagas program transmigrasi Djajaloka untuk menyejahterakan eks pejuang Perang Kemerdekaan. Gejolak politik dan transisi kekuasaan menjadikannya melenceng dari tujuan awal.
Kendati dididik militer di Kadet Brastagi semasa revolusi fisik, Del Juzar merantau ke Jakarta jadi aktor di film-film Usmar Ismail. Berakhir jadi pengacara.
Kendati dididik militer di Kadet Brastagi semasa revolusi fisik, Del Juzar merantau ke Jakarta jadi aktor di film-film Usmar Ismail. Berakhir jadi pengacara.
Seorang perupa mengangkat kejahatan kemanusiaan pada 1965 menjadi tema karyanya. Dekonstruksi tanpa provokasi.
Seorang perupa mengangkat kejahatan kemanusiaan pada 1965 menjadi tema karyanya. Dekonstruksi tanpa provokasi.
Lokasi temuan Situs Sekaran tak berada di jalur utama tol Pandaan-Malang. Ada harapan diselamatkan.
Lokasi temuan Situs Sekaran tak berada di jalur utama tol Pandaan-Malang. Ada harapan diselamatkan.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Kendala bahasa dan prasangka rasial menyebabkan para dokter Eropa kesulitan mendiagnosis kondisi kejiwaan pasien pribumi.
Pembuangan selama empat tahun di Bengkulu mewarnai perjalanan hidup Sukarno. Sempat apes karena ditipu anggota grup sandiwara binaannya.
Pembuangan selama empat tahun di Bengkulu mewarnai perjalanan hidup Sukarno. Sempat apes karena ditipu anggota grup sandiwara binaannya.
transparant.png
bottom of page