top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Ketika Presiden Soeharto Memperkenalkan Ibu Negara

Soeharto memperkenalkan istrinya sebagai ibu negara kepada publik secara romantis dan jenaka. Dari situ kemudian lahir istilah "hanya satu Ibu Soeharto".

22 Jul 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto, 1970. (Nationaal Archief).

Diperbarui: 24 Jul 2025

SEWAKTU baru menjabat sebagai presiden RI ke-2, Soeharto selalu memperkenalkan menteri-menteri, pejabat tinggi, hingga istrinya sekaligus ibu negara, Tien Soeharto, yang turut dalam rombongan. Kebiasaan ini lazim pula ditemui sekarang dalam sambutan pejabat tinggi negara. Begitulah yang terjadi ketika Soeharto berkunjung ke beberapa kota di Sumatra pada September 1968.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
Sudomo Sumber Berita

Sudomo Sumber Berita

Sudomo merupakan pejabat tinggi Orde Baru yang paling sering berurusan dengan wartawan. Pernyataan hingga ocehannya jadi bahan pemberitaan.
Keruntuhan Bisnis Dasaad

Keruntuhan Bisnis Dasaad

Pada masanya, Agus Musin Dasaad mencapai puncak kejayaan bisnis pribumi. Kedekatannya dengan kekuasaan membuka banyak peluang sekaligus risiko. Ketika lanskap politik berubah, bisnisnya pun ikut goyah.
bottom of page