top of page

Ketika Sartre Mengirim Mesin Tik untuk Pramoedya

Filsuf Prancis Jean-Paul Sartre mengirim mesin tik ke Pulau Buru untuk Pramoedya. Yang diterimanya dari penjaga mesin tik bobrok.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pramoedya Ananta Toer. (Lontar Foundation/Wikimedia Commons).

10 Agu 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 18 Apr

PADA Oktober 1973, Pangkopkamtib Jenderal Soemitro mengunjungi Pulau Buru atas perintah Soeharto. Ia datang bersama tim psikolog yang terdiri dari Fuad Hasan, Saparinah Sadli, dan Susmaliah Suwondo untuk mempelajari psikologi para tahanan. Kunjungan itu disertai pula oleh wartawan-wartawan senior dari berbagai media massa seperti Rosihan Anwar, Mochtar Lubis, Jacob Oetama, dan Nardi D.M.


Soemitro bertemu Pramoedya Ananta Toer dan menyampaikan bahwa Pram diizinkan lagi menulis. Hal itu ternyata disebabkan oleh tekanan dunia internasional, terlebih Pram merupakan sastrawan yang telah dikenal dunia.


 “Soemitro mengatakan bahwa mulai saat itu saya boleh menulis kembali. Saya harus mencari sendiri kertasnya, dan saya dapatkan terutama dari gereja Katolik,” ujar Pram dalam Saya Terbakar Amarah Sendirian! hasil perbincangan dengan Andre Vithek dan Rossie Indira.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
Meski namanya masih asing di telinga, kerja keras bangsa Viking ini membuahkan prestasi dalam sepakbola.
transparant.png
bottom of page