- 9 Jan 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 26 Apr
FARID PRAWIRANEGARA (1948–2014), putra Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) Sjafruddin Prawiranegara (1911–1989), merasakan betul besarnya rasa kemanusiaan Sukarno dan orang-orang di sekitarnya saat ayahnya ditahan sejak 1962 sampai 1966.
Di masa Sukarno, kata Farid, persahabatan di atas segalanya. “Politik memang boleh beda. Tapi, anak-istri nggak boleh terlantar,” ujar Farid ketika ditemui di rumahnya.
Ketika Sjafruddin ditahan akibat terlibat Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI), hidup anak-istrinya memang seketika jadi susah. Rumah mereka diambil paksa, Farid dan saudara-saudaranya hidup tercerai-berai.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.















