- 5 Des 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
CAPE Government Railways, operator kereta api milik pemerintah di Cape Colony, Afrika Selatan, membuka jalur pertama dari Cape Town ke Port Elizabeth pada akhir tahun 1800-an. James Edwin Wide direkrut sebagai petugas kereta api. Bertugas di kota pedalaman Uitenhage, Wide dijuluki “Jumper” karena keahliannya melompat dari satu kereta ke kereta lain yang sedang melaju.
Nahas, pada suatu hari saat tengah bertugas sebagai penjaga kereta, Wide mengalami kecelakaan. Doroty L. Cheney dan Robert M. Seyfarth menulis dalam Baboon Metaphysics, ketika Wide terjatuh, sebuah kereta api yang tengah melintas melindasnya dan menyebabkan kedua kaki penjaga kereta itu harus diamputasi di bagian lutut.
“Dalam upaya putus asa untuk mempertahankan pekerjaannya, Jumper membuat sepasang kaki palsu dengan mengikatkan potongan kayu ke bagian bawah tubuhnya. Ia juga membuat semacam kereta dorong yang membuatnya lebih mudah bergerak,” tulis Cheney dan Seyfarth.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















