top of page

Kisah Polisi Kombatan di Balik Panggung Sejarah

Kisah tentang komandan Polisi Istimewa dan pasukannya dalam Pertempuran Lima Hari di Semarang. Peristiwa yang kerap terlupakan termasuk peran orang-orang di dalamnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kompol II R.M. Bambang Soeprapto Dipoekoesumo. (Dok. Keluarga Bambang Soeprapto).

1 Des 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 3 Mei

DALAM sejarah Perang Kemerdekaan Indonesia, peran polisi kalah mentereng dari tentara. Tengok saja perbandingannya dari representasi yang masuk album pahlawan nasional. Sampai saat ini, jumlah pahlawan nasional dari kalangan kepolisian hanya tiga tokoh. Sementara dari kalangan militer jauh lebih banyak.


Para tokoh polisi yang menjadi pahlawan nasional itu yakni Moehammad Jasin, Soekanto Tjokrodiatmodjo, dan Hoegeng Imam Santoso. Dua nama pertama telah dikenal sejak masa revolusi. Soekanto sebagai Kapolri pertama peletak dasar institusi kepolisian sedangkan Jasin adalah komandan Brimob pertama. Ia dijuluki Bapak Brimob Indonesia.


Jasin memulai kiprahnya sebagai komandan Polisi Istimewa –cikal bakal Korps Brimob– di Surabaya. Seperti Jasin, Bambang Soeprapto Dipokoesoemo juga berkedudukan sama di Semarang. Namun, namanya tidak banyak tercatat di buku-buku sejarah. Dia mungkin tidak setenar Soeprapto yang militer, perwira tinggi TNI AD yang menjadi pahlawan revolusi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
transparant.png
bottom of page