top of page

Koko Koswara, Pembaharu Karawitan Sunda

Dari bermain kecapi, Mang Koko mengembangkan karawitan Sunda modern. Mendapat medali emas dan perunggu dalam Festival Pelajar dan Pemuda Sedunia di Moskow.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Koko Koswara atau Mang Koko (kiri) sedang memainkan kecapi di Gedung Pertemuan Umum Jakarta pada 1951. (ANRI).

7 Apr 2021
3 menit membaca

DALAM Festival Pelajar dan Pemuda Sedunia di Moskow tahun 1957, tampil tiga orang Sunda memainkan karawitan Sunda. Ketiga seniman ini meraih medali emas dan perunggu. Mereka adalah Ety Rumiaty sebagai sinden, Parmis sebagai pemain suling, dan yang paling terkenal, Mang Koko, penyanyi sekaligus pemain kecapi.


Mang Koko bukan pemain kecapi biasa. Ia merupakan pembaharu musik karawitan Sunda yang telah malang melintang sejak zaman revolusi. Karya-karyanya masih dipakai sebagai rujukan pengembangan musik Sunda modern.


Koko Koswara lahir pada 24 November 1917 di Desa Indihiang, Tasikmalaya. Namun untuk keperluan pendaftaran sekolah, tanggal lahirnya tertulis 10 April 1917. Koko mendapat pendidikan Hollandsch Inlandsche II (HIS II) dan Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) di Tasikmalaya. Semasa sekolah inilah Koko mulai mengembangkan permainan kecapi yang digemarinya sejak kanak-kanak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto nyentrik dan eksentrik dalam penampilan, perkataan, dan keyakinan. Jenderal humoris dan dekat dengan anak buah. Penyayang anak-anak dan pelindung umat Buddha.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
Sebelum dikenal sebagai dokter dan penerbang, Abdulrachman Saleh aktif di beberapa organisasi pemuda dan kelompok olahraga. Ia merupakan sosok pemimpin yang disegani. Dari sanalah julukan "Karbol" itu muncul.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Bantuan ekonomi seperti pemenuhan kebutuhan pokok, garam, gula, dan minyak menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Hari Ibu.
Bantuan ekonomi seperti pemenuhan kebutuhan pokok, garam, gula, dan minyak menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Hari Ibu.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
Dulu pesepakbola yang berseragam celana kulot dianggap vulgar. Kini, perempuan dengan seragam berjilbab dianggap tak sesuai.
transparant.png
bottom of page