- 25 Okt 2017
- 4 menit membaca
Diperbarui: 25 Apr
RUDOLF Kerkhoven baru saja tiba di Jawa dari Belanda. Mengikuti jejak keluarga besarnya, dia hendak mengelola kebun teh di Priangan. Tetapi, itu hal yang sepenuhnya baru dalam hidupnya. Karenanya dia butuh belajar kepada sepupu-sepupunya yang telah lebih dulu terjun ke bisnis teh di Priangan Timur.
Salah satu sepupu yang dia kunjungi adalah Karel Holle. Di antara keluarga besarnya, Holle paling luas pengetahuannya tentang masyarakat Sunda. Di sebuah villa di tengah perkebunan teh Parakan Salak, Holle memberi beberapa petuah kepada sepupu mudanya. Salah satunya soal bagaimana dia harus bersikap kepada warga lokal.
“Kau barangkali pernah mendengar bahwa orang-orang Sunda itu malas, tetapi jangan percaya itu. Yang perlu kau lakukan adalah berusaha sedikit untuk memperlihatkan dengan jelas pada mereka, keuntungan-keuntungan apa yang akan mereka dapat dari metode bertani yang terbaru. Mereka belum menyadari keuntungannya yang luar biasa untuk jangka panjang,” kata Karel Holle kepada Rudolf.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















