top of page

Kolonel Jepang di Medan Area

Menolak menyerah kepada Sekutu, seorang perwira tinggi Jepang bergabung dengan gerakan kemerdekaan Indonesia di Sumatra.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Empat perwira Jepang yang dianggap desertir ditangkap di Medan (Arsip Nasional Belanda)

8 Sep 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 20 Agu

ACEH, pertengahan 1946. Kota Lhok Nga dibekap sunyi. Tak ada sama sekali bulan atau bintang hadir di langit malam itu. Dari arah pemukiman penduduk, beberapa bayangan manusia mengendap-endap. Mereka tak lain para gerilyawan Indonesia pimpinan Pawang Leman, Alamsyah dan seorang pembelot Jepang bernama Kolonel Kuroiwa.


Tim kecil pejuang Aceh itu tengah mengadakan operasi kontra sabotase yang akan dilakukan tentara Jepang. Dari informasi yang didapatkan dari Kuroiwa dikabarkan bahwa sebelum meninggalkan markas besar mereka di Lhok Nga, tentara Jepang yang telah menyerah kepada Sekutu dan akan dikembalikan ke tanah airnya itu, akan meledakkan ribuan bom.


“Bom-bom yang sengaja ditimbun oleh para tentara Jepang itu akan diledakkan melalui suatu knop yang dikendalikan oleh aliran listrik,” ungkap jurnalis senior Medan, Muhammad TWH.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Kisah pengungsi Suriah yang ingin mengusir kesuraman masa depan lewat sepakbola. Disajikan dengan intim dan humanis.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
transparant.png
bottom of page