top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Konfrontasi Sampai Mati

Konfrontasi Indonesia-Malaysia memicu pengeboman di Singapura. Pelakunya dua anggota KKO (kini Marinir) dihukum mati.

24 Jan 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Jenazah Usman dan Harun dibawa dari Bandara Kemayoran ke Mabes Dephankam.

  • 24 Jan 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 10 jam yang lalu

PADA 10 Maret 1965, pukul 15.07, bom meledak di gedung MacDonald House di Orchard Road, Singapura, tujuh menit setelah bank tutup. Banyak pekerja kantor di gedung itu, seperti Rosie Heng, karyawan Malaya Borneo Building Society di lantai empat, mengira ledakan itu adalah petir di tengah hujan deras.


Bom berbahan nitrogliserin yang diletakkan di dekat lift merobek pintu dan menghancurkan dinding bagian dalam. Di sisi lain dinding adalah kantor korespondensi bank, di mana Suzie Choo (36 tahun), sekretaris pribadi manajer bank, dan Juliet Goh (23 tahun), pegawai arsip bank, bekerja. Keduanya tewas seketika dan tertimbun reruntuhan. Korban ketiga, Mohamed Yasin bin Kesit, sopir Malaya Borneo Building Society, meninggal beberapa hari kemudian. Setidaknya 33 orang luka-luka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
bottom of page