- 9 Apr 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 31 Jan
PANDEMI Covid-19 menginfeksi lebih dari satu juta orang di dunia. Scientific American melaporkan, berdasarkan temuan Shi Zhengli, virologis yang bekerja di Wuhan Institute of Virology, 96 persen genomic sequence Covid-19 mirip dengan virus corona yang pernah diidentifikasi pada kelelawar tapal kuda di Yunnan.
Selama dua dekade terakhir, tiga coronavirus telah diidentifikasi sebagai penyebab wabah penyakit berskala besar, seperti SARS, MERS, dan Sindrom Diare Akut (SADS). SARS dan MERS muncul masing-masing pada 2003 dan 2012 dan menyebabkan pandemi di seluruh dunia. Sementara SADS menyerang industri babi di China pada 2017.
Virus-virus tersebut memiliki kesamaan karakteristik, yakni sangat patogen terhadap manusia atau ternak dan berasal dari kelelawar. Namun virus yang berindang pada kelelawar tak terbatas pada jenis korona. Riset-riset dari para peneliti terdahulu menemukan ada beragam virus yang berasal dari kelelawar.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












