top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Korona dan Beragam Virus yang Berasal dari Kelelawar

Kelelawar tak hanya jadi inang virus corona. Virus-virus itu menjadi penyebab penyakit yang membahayakan manusia dan hewan ternak.

Oleh :
8 Apr 2020

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ilustrasi kelelawar. (123RF.com).

  • 9 Apr 2020
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

PANDEMI Covid-19 menginfeksi lebih dari satu juta orang di dunia. Scientific American melaporkan, berdasarkan temuan Shi Zhengli, virologis yang bekerja di Wuhan Institute of Virology, 96 persen genomic sequence Covid-19 mirip dengan virus corona yang pernah diidentifikasi pada kelelawar tapal kuda di Yunnan.


Selama dua dekade terakhir, tiga coronavirus telah diidentifikasi sebagai penyebab wabah penyakit berskala besar, seperti SARS, MERS, dan Sindrom Diare Akut (SADS). SARS dan MERS muncul masing-masing pada 2003 dan 2012 dan menyebabkan pandemi di seluruh dunia. Sementara SADS menyerang industri babi di China pada 2017.


Virus-virus tersebut memiliki kesamaan karakteristik, yakni sangat patogen terhadap manusia atau ternak dan berasal dari kelelawar. Namun virus yang berindang pada kelelawar tak terbatas pada jenis korona. Riset-riset dari para peneliti terdahulu menemukan ada beragam virus yang berasal dari kelelawar.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page