- 3 Apr 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 31 Jan
TELEPON Shi Zhengli, virologis yang dijuluki bat woman, berdering. Dari seberang telepon atasannya meminta Shi segera meriset dua sampel pasien yang baru tiba di Wuhan Institute of Virology. Shi yang pada 30 Desember 2019 sedang menghadiri konferensi di Beijing pun langsung kembali ke Wuhan menggunakan kereta.
Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Wuhan telah mendeteksi keberadaan novel coronavirus pada dua pasien dengan gejala pneumonia. Sampel dua pasien itulah yang kemudian dikirim ke kantor Shi untuk diteliti. Begitu mendengar hal ini, Shi sempat khawatir bila sumber virus datang dari labnya.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












