top of page

Lagu-lagu Kampanye

Lagu-lagu kampanye diciptakan untuk meraih pemilih. Liriknya sederhana tapi mengena.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Album Golkar-ku Golkar-mu! Lagu-lagu Pop Golkar untuk kampanye Pemilu 1971.

27 Jun 2014
2 menit membaca

Diperbarui: 24 Mar

BUKAN saja kena kritik keras karena mengenakan pakaian mirip petinggi Nazi-Jerman, Ahmad Dhani juga melanggar hak cipta karena menggunakan lagu “We Will Rock You” tanpa izin pemiliknya, grup band Queen.


Lagu menjadi bagian penting dari alat kampanye dalam setiap pemilihan umum, baik sekarang maupun dulu. Lagu-lagu itu bisanya sederhana; yang penting menggugah orang untuk memilih partai tertentu.


Pada pemilihan umum 1955, partai-partai menciptakan berbagai slogan dan nyanyian untuk mengingatkan para pendukung agar memilih. Sayangnya, belum ada data lengkap mengenai lagu-lagu tersebut dan apakah partai-partai politik memakai jasa artis musik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page