top of page

Langkah Van Mook di Tengah Amok

Van Mook mengusung federalisme bagi Hindia Belanda dengan Republik Indonesia masuk di dalamnya. Namun, dia akhirnya mendukung agresi militer Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Hubertus Johannes van Mook di ruang kerjanya di Istana Rijswijk, Batavia, November 1945. (KITLV).

10 Jun 2023
5 menit membaca

Diperbarui: 30 Mei

BEGITU kembali menginjakkan kaki di Indonesia, Gubernur Jenderal Hindia Belanda Hubertus Johannes van Mook dilanda bimbang. Janji Ratu Wilhelmina pada Desember 1942 tentang Persemakmuran Belanda bukan tawaran bagus di tengah situasi politik dan semangat revolusioner di Jawa. Penyelesaian militer jelas tak memungkinkan; selain baru saja mengalami pendudukan Jerman, pertempuran hanya akan menarik perhatian dunia internasional.


Saat itulah van Mook mengusulkan federalisme sebagai jawaban untuk mempertahankan negeri bekas jajahan Belanda ini. “Ketika memulai tugasnya, dia masih menguasai wilayah Indonesia di luar Jawa. Di sana dia mencoba membangun sebuah federasi yang relatif terbuka, demokratis, dan tenang. Dia condong akomodatif. Dia mau mengakui keabsahan Republik Indonesia dan memasukkannya ke dalam Indonesia yang federal,” ujar Gerry van Klinken, peneliti senior KITLV. 


Pada 15 Desember 1942, ditemani Menteri Urusan Daerah Seberang Lautan Logemann, Van Mook pergi ke Belanda untuk menjelaskan gagasannya. Dalam sidang-sidang dewan menteri memperdebatkan gagasannya, namun secara umum mereka setuju. Van Mook pun siap berunding dengan Republik Indonesia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Keracunan bedak pernah memakan korban di Inggris. Bedak berbahaya terus diawasi dan menjadi perhatian tenaga medis hingga kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Sejak kapan pria takut menjadi botak? Mengapa mereka pikir botak memalukan?
Sejak kapan pria takut menjadi botak? Mengapa mereka pikir botak memalukan?
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Sebagian orang Belanda khawatir kecamuk Perang Dunia I menjalar ke Hindia Belanda. Jika benar terjadi, tanah jajahan yang berharga itu bisa lepas dari genggaman. Maka, perkumpulan Onze Vloot menebar propaganda supaya Kerajaan Belanda membuat kebijakan memperkuat armada perang guna membentengi Hindia Belanda. Sebagian pejabat Belanda merisaukan perkembangan militer Jepang yang agresif setelah menang perang melawan Rusia. Di sisi lain, armada perang Belanda, utamanya di Hindia Belanda, dalam...
Sebagian orang Belanda khawatir kecamuk Perang Dunia I menjalar ke Hindia Belanda. Jika benar terjadi, tanah jajahan yang berharga itu bisa lepas dari genggaman. Maka, perkumpulan Onze Vloot menebar propaganda supaya Kerajaan Belanda membuat kebijakan memperkuat armada perang guna membentengi Hindia Belanda. Sebagian pejabat Belanda merisaukan perkembangan militer Jepang yang agresif setelah menang perang melawan Rusia. Di sisi lain, armada perang Belanda, utamanya di Hindia Belanda, dalam...
transparant.png
bottom of page