top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Leyden dalam Pelukan Raffles

Leyden lebih jago di bidang naturalis ketimbang Raffles tapi kalah tenar. Ia dicurigai mati dibunuh Raffles.

21 Feb 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Makam John Casper Leyden di Taman Prasasti, Jakarta Pusat. (Arief Ikhsanudin/Historia.ID).

DIBANDING makam lainnya yang berjajar rapi di Museum Taman Prasasti, Jakarta Pusat, makam John Casper Leyden terlihat biasa saja. Hanya bangunan berlapis batu granit, berbentuk persegi, dengan tinggi sekira lutut orang dewasa. Kalah megah dan anggun dibanding makam di sisi kirinya, tempat bersemayam Olivia Mariamne, istri pertama Sir Thomas Stamford Raffles, penguasa Jawa (1811–1816) dan pendiri Singapura.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page