top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Marie Antoinette, Ratu Prancis yang Mati Tragis

Di awal kehadirannya di Prancis, Marie Antoinette dipuji karena kecantikannya. Namun, perilaku sang ratu yang boros membuatnya menjadi sasaran kemarahan publik yang berujung pada kematiannya di masa revolusi.

21 Agu 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Lukisan Ratu Marie Antoinette (1755-1793). Istri Raja Louis XVI ini dipuji karena memiliki paras yang cantik, akan tetapi ia juga dibenci karena gaya hidup hedon di tengah krisis ekonomi yang memberatkan rakyat Prancis. (Élisabeth Vigée Le Brun/Wikipedia).

  • 22 Agu 2024
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 7 hari yang lalu

RATUSAN tahun sejak kematiannya, Marie Antoinette masih menjadi salah satu tokoh yang kerap diperbincangkan. Ratu Prancis itu memang dikenal memiliki paras cantik dan selera fesyen yang memukau.Akan tetapi pembahasan mengenai sosoknya lebih banyak dikaitkan dengan Revolusi Prancis yang berujung pada jatuhnya kekuasaan sang suami, Louis XVI, dan berujung keduanya dieksekusi mati.


Lahir di Wina, Austria tahun 1755, Marie Antoinette masih begitu muda ketika mengetahui dia akan menikah dengan calon raja Prancis. Sejumlah sejarawan menyebut putri pasangan Kaisar Romawi Suci Francis I dan permaisuri Habsburg yang berkuasa, Maria Theresa, itu baru berumur 14 atau 15 tahun ketika dinikahkan dengan Pangeran Louis, cucu Raja Prancis Louis XV, yang juga masih remaja dan berusia sekitar 16 tahun pada 16 Mei 1770. Pernikahan itu dianggap sebagai pernikahan politis karena bertujuan untuk memperkuat hubungan Prancis dengan Habsburg.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Catatan Snouck Hurgronje Tentang Kebiasaan Umat Islam di Hindia Belanda

Catatan Snouck Hurgronje Tentang Kebiasaan Umat Islam di Hindia Belanda

Snouck Hurgronje diangkat menjadi pejabat negara di Hindia Belanda. Dia mengamati dan memberikan catatan serta nasihat yang membantu pemerintah kolonial mengatur ketertiban dan keamanan di wilayah koloni.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Dari KNIL Jadi Tentara Republik

Hidayat Martaatmadja memutuskan pensiun dari KNIL setelah menyaksikan penindasan Belanda terhadap bangsanya. Dia beperan dalam pendirian PDRI.
bottom of page