top of page

Mencari Pasangan Lewat Koran

Mencari pasangan lewat iklan di koran umum dilakukan di zaman kolonial Belanda. Kebiasaan ini diikuti pemuda Indonesia yang memicu pro dan kontra.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Potret studio pengantin Jen Bruinsveld van Hengh di Batavia, 1897. (KITLV).

  • 1 Mar 2024
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

DI MASA kini, banyak orang sudah tak asing dengan aplikasi kencan untuk mencari pasangan. Tinder, Bumble, Badoo, maupun Coffee Meets Bagel sukses menarik minat masyarakat. Proses pendaftarannya mudah, cukup mengunduh aplikasi tersebut di ponsel, lalu mendaftarkan diri dan menautkan foto agar dapat dilihat pengguna lain saat mencari pasangan. Para penggunanya juga dapat lebih dulu berkomunikasi melalui fitur pesan instan yang tersedia di aplikasi sebelum memutuskan bertemu tatap muka.


Layanan pencarian jodoh bukan hal baru di masyarakat. Sebelum menjamurnya aplikasi kencan, tak sedikit orang menggunakan jasa biro jodoh untuk mencari pasangan. Selain itu, ada pula yang memasang iklan di koran yang sudah dilakukan sejak zaman kolonial Belanda.


Menurut sejarawan Jean Gelman Taylor dalam Kehidupan Sosial di Batavia: Orang Eropa dan Eurasia di Hindia Timur surat kabar telah hadir di Batavia sejak abad ke-18. Gubernur Jenderal van Imhoff dianggap sebagai tokoh yang berperan besar dalam kemunculan surat kabar di wilayah koloni VOC tersebut. Niat sang gubernur jenderal membuat orang-orang Eropa menyadari ikatan di antara mereka terwujud dengan kehadiran Bataviasche Nouvelles (Batavia News) yang edisi pertamanya diterbitkan oleh J.E. Jordens pada 7 Agustus 1744.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
transparant.png
bottom of page