top of page

Menjaring Soumokil

Soumokil akhirnya tertangkap oleh tentara dari Banten. Pasukan itu dipimpin Pelda Ruchiat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mr. Christian Robert Steven Soumokil, pemimpin RMS. (Koleksi Museum Sejarah Maluku).

29 Mei 2024
2 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

AKHIR tahun 1963, sebagian prajurit dari Batalyon Infanteri 320 Badak Putih di bawah komando Mayor Enjo Martadisastra sedang tidak berada di Serang, Banten. Mereka sedang berada di Pulau Seram. Mereka dilibatkan dalam gerakan pembersihan sisa-sisa Republik Maluku Selatan (RMS) yang lebih dari 12 tahun bergerilya di Seram.


Sore pukul 15.00 tanggal 1 Desember 1963, Pembantu Letnan Dua (Pelda) Ruchiat bersama 12 anak buahnya melakukan pengejaran ke daerah yang mereka duga tempat persembunyian pemimpin RMS. Medan yang sulit membuat mereka baru tiba keesokan harinya. Kesulitan mereka dalam perjalanan bertambah lantaran pasukan Ruchiat membawa dua tawanan yang berasal dari pengikut RMS.


Mereka tiba di sasaran sekitar pukul 03.00 dini hari 2 Desember 1963. Begitu tiba, Ruchiat berbagi tugas kepada para bawahannya dalam rangka pengepungan tempat persembunyian pemimpin RMS. Setelah pasukan tersebar, Ruchiat bergerak perlahan bersama Kopral Surkaya dan Prajurit Mansyur. Surkaya disuruh ke kiri dan Mansyur ke kanan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page