top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Muhammadiyah dan Musik

Muhammadiyah mengeluarkan keputusan yang membolehkan musik sejak Kongres ke-20 tahun 1931. Pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan menggunakan musik untuk pendidikan.

Oleh :
Historia
16 Mei 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. (Wikimedia Commons).

  • 16 Mei 2024
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 18 Nov 2025

HARI ini dalam sejarah, 16 Mei 1931, hari terakhir atau penutupan Kongres Muhammadiyah ke-20 di Yogyakarta. Dalam kongres yang berlangsung sejak 8 Mei 1931 itu hadir Buya Hamka, tokoh Muhammadiyah dari Sumatra.  


Hamka menyampaikan pidato tentang perkembangan Muhammadiyah di Sumatra. Pidatonya yang mempesona sampai membuat hadirin menitikan air mata. Oleh karena itulah Pengurus Besar Muhammadiyah mengangkat Hamka menjadi Mubaligh Pengurus Besar Muhammadiyah di Makassar sampai kongres ke-21 di kota itu yang akan dilaksanakan pertengahan tahun 1932.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Di Balik Dukungan Palestina terhadap Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Di Balik Dukungan Palestina terhadap Revolusi Kemerdekaan Indonesia

Seperti apa sebetulnya dukungan Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia yang sampai diperdebatkan ilmuwan dan pegiat media sosial beberapa waktu lalu?
Senjakala Telenovela

Senjakala Telenovela

Meski menuai pro-kontra, telenovela tetap menguasai tayangan televisi Indonesia. Kejayaan opera sabun Amerika Latin ini berakhir karena penonton jenuh dan beralih ke drama Mandarin dan Korea.
Dampak Krisis Minyak Dunia terhadap Indonesia

Dampak Krisis Minyak Dunia terhadap Indonesia

Berbagai krisis minyak dunia kadang membawa keuntungan, namun sering juga menimbulkan tekanan ekonomi bagi Indonesia.
Bleduran, Permainan Tradisional Betawi di Bulan Ramadan

Bleduran, Permainan Tradisional Betawi di Bulan Ramadan

Awal mula munculnya bleduran terkait pesta rakyat, tetapi ada yang menyebut permainan ini terinspirasi dari meriam di benteng pertahanan Belanda.
Purnawarman Raja Tarumanagara yang Perkasa

Purnawarman Raja Tarumanagara yang Perkasa

Menilik silsilah dan penggambaran sosok Purnawarman dalam prasasti-prasasti Tarumanagara. Diidentifikasi dengan Dewa Wisnu dan jadi panji segala raja.
bottom of page