top of page

Novi “Sukatani” Dipecat Seperti Para Pejuang Kemerdekaan

Novi “Sukatani” layak disejajarkan dengan Sanusi Pane dan para guru yang memperjuangkan keadilan sosial di era kolonial.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Novi dan rekannya di band Sukatani. Apa yang dialami Novi dengan perjuangannya mirip dengan pengalaman para pejuang kemerdekaan di era kolonial. (Akun Instagram Sukatani, @sukatani.band).

26 Feb 2025
3 menit membaca

Diperbarui: 5 Agu

BANYAK yang menduga bahwa dua personel band punk new wave asal Purbalingga, Sukatani, telah diintimidasi ketika tiba-tiba muncul video keduanya tanpa mengenakan topeng andalan meminta maaf kepada Kepolisian dan menarik lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar” dari berbagai platform digital. Lagu “Bayar Bayar Bayar” memang dianggap sebagai kritik terhadap Kepolisian Indonesia yang korup dalam pelayanannya kepada masyarakat.


Kendati telah ditarik, popularitas “Bayar Bayar Bayar” justru meroket. Lagu tersebut malah lebih banyak dinyanyikan di jalanan oleh anak muda yang mayoritas tidak lagi percaya pada kinerja Kepolisian Indonesia.


Tak hanya diduga telah diintimidasi, vokalis Sukatani Twister Angel alias Novi Chitra Indriyati, yang di dalam kehidupan sehari-harinya adalah guru SD swasta, beberapa hari sebelumnya juga dipecat dari sekolah tempatnya mengajar. Pihak sekolah beralasan Novi membuka aurat, tindakan yang melanggar standar etika sekolah tersebut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page