top of page

Orang Jawa yang Bertakhta di Sumatra

Balaputradewa lahir di Jawa tapi bertakhta di Sumatra.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prasasti Nalanda

15 Mei 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 9 Jul

SEKIRA pertengahan abad 10, Dewapaladewa, Raja Benggala di India, menerbitkan Prasasti Nalanda. Isinya tentang permintaan Raja Sriwijaya Balaputradewa dari Suwarnadwipa, nama kuno Sumatra, kepada Dewapaladewa untuk mendirikan vihara di Nalanda.


Menurut Prasasti Nalanda, ayah Balaputradewa adalah raja Jawa dari trah Sailendra bernama Samaragawira, putra dari tokoh yang berjuluk Wirawairimathana (Pembunuh Musuh Perwira). Ibunya adalah Putri Tara dari trah Somawangsa, putri Dharmasetu.


“Soma ini wangsa di Sumatra, kalau di Jawa ada Sailendra,” kata Bambang Budi Utomo, arkeolog senior Puslit Arkenas, kepada .

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Nusantara memiliki pencapaian kebudayaan paling awal di banding negara lain, dari angka nol hingga tempat belajar bahasa Sanskerta.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
transparant.png
bottom of page