- 5 Sep 2024
- 4 menit membaca
Diperbarui: 1 Jun
PAUS Fransiskus dalam lawatannya ke Indonesia menyatakan kekagumannya pada semboyan negara “Bhineka Tunggal Ika”. Hal itu dinyatakannya dalam sambutan kenegaraan di hadapan Presiden Joko Widodo dan para menteri di Istana Negara kemarin (4/9). Semboyan itu, menurut Paus Fransiskus, mencerminkan harmoni bangsa Indonesia di tengah masyarakat yang majemuk.
“Semboyan negara Anda, Bhineka Tunggal Ika, mengungkapkan realitas beraneka sisi dari berbagai orang yang disatukan dengan teguh dalam satu bangsa. Semboyan ini juga memperlihatkan bahwa sebagaimana keanekaragaman hayati yang ada dalam negara kepulauan ini adalah sumber kekayaan dan keindahan, demikian pula perbedaan-perbedaan Anda secara khusus berkontribusi bagi pembentukan mosaik yang sangat besar, yang mana masing-masing keramiknya adalah unsur tak tergantikan dalam menciptakan karya besar yang otentik dan berharga,” kata Paus Fransiskus dalam pidatonya.
Dalam pertemuan antarumat beragama di Masjid Istiqlal pagi tadi, Paus Fransiskus kembali mengungkapkan pujiannya terhadap keberagaman di Indonesia. Paus Fransiskus menyoroti lorong yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral sebagai perwujudan Bhineka Tunggal Ika. “Maju terus Bhineka Tunggal Ika,” pungkas Paus dalam pidatonya di Masjid Istiqlal.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















