top of page

Peanuts, Sugar, and A Man from Fukien

The crumbs of history wrapped into a pack of enting-enting gepuk, Salatiga's specialty. Its origin dates back to almost a century ago.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Illustration of enting-enting gepuk. (Betaria Sarulina/Historia.ID).

27 Sep 2022
14 menit membaca

HIS name was Khoe Tjong Hok. After going through a grievous divorce from his wife, he departed his home in Semarang, Central Java, leaving behind his wealthy father and an infant son. On foot, he embarked on a journey northeast.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page