top of page

Pemberontakan Terhadap Sastra India

Kisah Panji lahir karena orang Jawa kuno bosan dengan bacaan yang bersumber dari India. Karya ini memiliki semangat kembali ke Jawa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Panji (Raden Inu Kertapati) bersatu kembali dengan Galuh Candrakirana dalam relief Candi Panataran.

13 Jul 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

KISAH Panji terpahat pada dinding candi-candi Kerajaan Majapahit. Kemunculannya menunjukkan pemberontakan terhadap sumber-sumber bacaan India.


Karsono H. Saputra, dosen Sastra Jawa Universitas Indonesia menjelaskan Kisah Panji berawal dari tradisi lisan yang muncul sebelum 1400 M. Kisah ini kian dapat panggung pada era akhir Majapahit. Setidaknya ia dijumpai dalam bentuk seni rupa, relief, arca dan seni pertunjukkan.


“Beberapa candi punya relief Kisah Panji. Misalnya, Candi Gambyok, Candi Panataran, Candi Gajah Mungkur, Candi Yuddha, dan Candi Sakelir. Semuanya dibangun era Majapahit akhir,” ujar Karsono dalam acara seminar internasional Kisah Panji/Inao 2018 di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (10/7).

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page