- 20 Jun 2020
- 4 menit membaca
Diperbarui: 20 Apr
NUR ROHMAT, ketua pengurus pembangunan musala, membidik lokasi di tengah lahan persawahan Desa Tohyaning. Di situlah musala akan didirikan bagi para peziarah makam Ki Gede Miyono, tokoh cikal bakal masyarakat Desa Kayen, Kabupaten Pati.
Ketika pembangunan musala dimulai, Nur Rohmat dan kawan-kawan menemukan struktur bangunan dan reruntuhan bata berukuran besar. Mereka kumpulkan bata yang masih untuh untuk merenovasi makam Ki Gede Miyono.
Meski pondasinya telah rampung, pembangunan musala dihentikan. Lokasinya digeser 5 meter dari penemuan bata kuno.
Penemuan bata kuno itu dilaporkan kepada Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah. Setelah ditinjau oleh BP3, diketahui bahwa di Desa Kayen terdapat struktur bata kuno yang terpendam dalam tanahhampir seluas kolam renang standar Olimpiade. Temuan lain berupa arca Siwa Mahakala, keramik, dan artefak perunggu.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















