top of page

Perdana Menteri Wanita Pertama di Dunia dari Sri Lanka

Sirimavo Bandaranaike tiga kali menjabat perdana menteri Sri Lanka. Anaknya menjadi perdana menteri dan presiden wanita pertama Sri Lanka.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 19 Jul 2022
  • 3 menit membaca

Penembakan yang menewaskan Perdana Menteri Sri Lanka Solomon West Ridgeway Dias (S.W.R.D.) Bandaranaike pada 1959 menjadi awal perjalanan politik sang istri, Sirimavo Bandaranaike. Tak hanya melahirkan dinasti politik di Sri Lanka, Sirimavo yang tiga kali menjabat perdana menteri Sri Lanka, juga menjadi perdana menteri wanita pertama di dunia.


Ralph Buultjens dalam “The Third World's Other First Lady An Interview With Former Prime Minister Sirimavo Bandaranaike”, Cambridge University Press, 6 September 2018, menulis bahwa Sirimavo lahir dari keluarga aristokrasi pedesaan yang semifeodal. Pada 1940, atas perintah keluarga, ia menikah dengan S.W.R.D Bandaranaike, politikus yang tengah naik daun dan terkenal akan kecerdasannya. Bandaranaike terpilih menjadi perdana menteri Sri Lanka pada 1956.



Sirimavo yang senang berkebun mulai tertarik pada isu-isu kesejahteraan sosial. Hal itu kian terlihat setelah wanita kelahiran 17 April 1916 itu menikah dengan Bandaranaike. Kematian sang suami mendorong Sirimavo bergabung dengan Partai Kebebasan Sri Lanka (SLFP).

Pada 1960, Sirimavo yang dijuluki weeping widow atau janda menangis terpilih menjadi perdana menteri Sri Lanka. Sebutan tersebut disematkan karena Sirimavo kerap menangis saat melakukan kampanye untuk menjadi perdana menteri Sri Lanka.



Dalam Encyclopaedia Britannica disebutkan, Sirimavo melanjutkan program suaminya dalam kebijakan ekonomi sosialis, netralitas dalam hubungan internasional, nasionalisasi sejumlah perusahaan, dan memberlakukan undang-undang yang menjadikan bahasa Sinhala sebagai bahasa resmi.


Namun, krisis ekonomi pada 1964 membuat SLFP dan koalisinya, Marxist Lanka Sama Samaja Party (Partai Sosialis Ceylon), yang mengusung Sirimavo, telah mengikis dukungan rakyat. Kekalahan dalam Pemilu 1965 membuat Sirimavo lengser dari kedudukannya sebagai perdana menteri Sri Lanka.



Kegagalan itu tak mengakhiri perjalanan politik Sirimavo. Pada 1970, koalisi sosialisnya, Front Bersatu, mendapatkan kembali kekuasaannya dan Sirimavo kembali menjadi perdana menteri Sri Lanka. Di masa pemerintahannya yang kedua, Sirimavo menerapkan kebijakan yang lebih radikal, yaitu membatasi usaha bebas (free enterprise), menasionalisasi industri, dan melakukan reforma agraria.


Selain itu, pemerintahannya juga mengubah nama Ceylon, yang berasal dari nama Portugis dan digunakan sejak masa kolonial Inggris, menjadi Sri Lanka yang lebih dekat dengan bahasa Sinhala dan Tamil, dua kelompok utama di negara tersebut.


Chandrika Bandaranaike Kumaratunga (tengah) saat ikut demonstrasi di Colombo, Sri Lanka, pada 2015. (Vikalpa, Maatram and Groundviews/Wikimedia Commons).
Chandrika Bandaranaike Kumaratunga (tengah) saat ikut demonstrasi di Colombo, Sri Lanka, pada 2015. (Vikalpa, Maatram and Groundviews/Wikimedia Commons).

Kegagalan menangani persaingan etnis dan kesulitan ekonomi membuat SLFP hanya mampu mempertahankan 8 dari 168 kursi di Majelis Nasional dalam Pemilu 1977. Hal itu menyebabkan Sirimavo tak dapat melanjutkan kepemimpinannya sebagai perdana menteri Sri Lanka.


Tak hanya lengser dari jabatan perdana menteri, hak politik Sirimavo juga dicabut oleh parlemen Sri Lanka pada 1980. Dia dilarang menduduki jabatan politik selama enam tahun. Pada 1986, Presiden Sri Lanka J.R. Jayawardene memberinya pengampunan dan mengembalikan hak politiknya.



Pada 1988, Sirimavo mencalonkan diri sebagai kandidat presiden dari SLFP, namun gagal. Setelah mendapatkan kembali kursi di parlemen pada 1989, dia menjadi pemimpin oposisi.


Anak-anak Sirimavo mengikuti jejaknya. Anura P.S.D. Bandaranaike dan Chandrika Bandaranaike turut masuk dalam gelanggang politik Sri Lanka. Bahkan, Chandrika yang menikah dengan aktor Vijaya Kumaratunga pada 1978, terpilih menjadi perdana menteri Sri Lanka usai SLFP memenangkan pemilihan parlemen pada Agustus 1994.



Pada November di tahun yang sama, Chandrika memenangkan pemilihan presiden dan menjadi presiden wanita pertama di Sri Lanka. Chandrika menunjuk ibunya, Sirimavo, menjadi perdana menteri untuk ketiga kalinya.


Sirimavo mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri pada Agustus 2000 karena kesehatannya memburuk. Sang perdana menteri wanita pertama di dunia itu tutup usia akibat serangan jantung pada 10 Oktober 2000 tak lama setelah memberikan suara dalam pemilihan parlemen.


“Dalam kehidupan politiknya yang panjang, Sirimavo memainkan peran kunci dalam banyak kapasitas. Kualitas yang dikagumi dari Sirimavo adalah kemanusiaannya. Terlepas dari warna politiknya, banyak orang datang kepadanya untuk meminta nasihat dan pelipur lara,” demikian gambaran sosok Sirimavo dalamsirimavobandaranaike.org.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Snouck Hurgronje traveled to Jeddah and Mecca to observe and gather information about Muslims in the Dutch East Indies.
bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Sejak masa kolonial, tembakau dan produk turunannya dikenai cukai. Dianggap menguntungkan dan bertahan kala krisis global.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Penyanyi nyentrik asal Sukabumi sohor di era 1990-an. Sedari remaja, penikmat musik “Ngak Ngik Ngok” ini sudah bermusik.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Chairil Anwar dan Des Alwi jual beli barang bekas. Dari aktivitas itu Sutan Sjahrir memperoleh radio gelap untuk mendengarkan berita kekalahan Jepang.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Mata-mata Barat mengumpulkan kertas yang dijadikan tisu toilet oleh tentara Soviet. Kertas itu berisi informasi penting tentang rencana hingga pengembangan alat tempur.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Dulu sempat cuma dianggap olahraga rekreasi, lantas Prancis berbenah. Denmark sampai Indonesia pun keok dibuatnya.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
Prajurit KNIL Kamby desersi menyeberang ke pihak Aceh. Dia sampai pindah agama.
transparant.png
bottom of page