top of page

Perempuan Bali Model Lukisan Rini Karya Sukarno

Model lukisan Rini karya Sukarno masih misterius. Ada sumber yang menyebut ia perempuan Bali.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Lukisan Rini karya Sukarno. (arisheruutomo.com).

  • 2 Agu 2016
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 19 Feb

SALAH satu lukisan koleksi Istana yang dipamerkan dalam pameran “17/71: Goresan Juang Kemerdekaan” di Galeri Nasional Jakarta, selama Agustus 2016, adalah karya Sukarno. Lukisan itu berjudul Rini.


Dalam katalog pameran disebutkan bagaimana lukisan ini lahir. Ketika beristirahat ke Bali, Sukarno mengajak Dullah, pelukis istana. Sepeti biasa Dullah mencoba membuat lukisan. Baru membuat garis-garis (sketch), Dullah kembali ke Jakarta. Pada November masuk Desember 1958 Sukarno kembali lagi ke Bali untuk beristirahat. Dullah tidak ikut. Selama sepuluh hari di Bali, Sukarno menyelesaikan sketch Dullah. Tentu saja Sukarno membuat banyak perubahan dan tambahan dari sketch semula.


Menurut kurator pameran Mikke Susanto, model lukisan Rini misterius. Namun ada yang mengatakan perempuan itu kemungkinan besar adalah figur Sarinah, pengasuh Sukarno.



Entah kenapa lukisan itu berjudul Rini. Soimun Hp dalam Istana Bogor: Istana Kepresidenan di Bogor, terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1985, menyebut lukisan yang sama dengan judul Sarinah. “Sarinah merupakan ciri wanita Indonesia menurut Bung Karno,” tulis Soimun.


Soimun juga punya versi berbeda tentang proses kreatif lukisan itu.


“Konon ceritanya lukisan ini mempunyai arti tersendiri karena saat itu Bung Karno sedang berada di salah sebuah pantai di Bali, ketika seorang wanita lewat dibonceng sepeda oleh tunangannya. Entah mengapa, Bung Karno merasa tertarik untuk menjadikan wanita itu sebagai model lukisannya. Kedua orang berboncengan tersebut diminta berhenti, dan gadis itu diminta menggantikan kebayanya dengan kebaya yang lebih bagus yang dipinjamkan oleh Bung Karno pada saat itu juga, entah dari mana. Rambut wanita tadi dirapikan, dan Bung Karno mulai melukis.”


Soimun melanjutkan, “Setelah selesai melukis Bung Karno bertanya apa yang diinginkan gadis itu sebagai imbalan. Wanita Bali yang remaja ini hanya meminta kemeja dan bahan celana untuk pacarnya. Ini diluluskan oleh Bung Karno disertai dengan sedikit uang.”*



Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Jalan panjang Maria Ullfah memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Terhenti di zaman Jepang.
bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
bg-gray.jpg
Gerakan Pramuka pernah punya andil dalam menggiatkan pembangunan melalui transmigrasi. Namun, Transmigrasi Pramuka dinilai kurang tepat dan gagal.
bg-gray.jpg
An Italian general and national hero was commanding his ship when the Aceh War broke out. Alas, in the waters off Aceh, he contracted cholera and met his demise.
Hitler dikenal hobi seni. Nyatanya, kemudian diketahui Hitler juga menggemari olahraga cricket.
Hitler dikenal hobi seni. Nyatanya, kemudian diketahui Hitler juga menggemari olahraga cricket.
Penghapusan monopoli telekomunikasi turunkan harga ponsel. Tak lagi jadi barang milik kaum elite.
Penghapusan monopoli telekomunikasi turunkan harga ponsel. Tak lagi jadi barang milik kaum elite.
Pemerintah menetapkan denda bagi para pelanggar PSBB. Di era kolonial denda juga diberlakukan kala masa karantina kesehatan.
Pemerintah menetapkan denda bagi para pelanggar PSBB. Di era kolonial denda juga diberlakukan kala masa karantina kesehatan.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Upaya menghadirkan O-Bahn di kota-kota Indonesia sudah dimulai sejak akhir dekade 1980-an. Terbentur soal dana.
Upaya menghadirkan O-Bahn di kota-kota Indonesia sudah dimulai sejak akhir dekade 1980-an. Terbentur soal dana.
“Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan hidupmu dengan menjadi orang lain.”
“Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan hidupmu dengan menjadi orang lain.”
transparant.png
bottom of page