- 23 Sep 2025
- 4 menit membaca
PADA awal 1946, tokoh-tokoh PKI dari Belanda dan Australia mulai berdatangan ke Indonesia. Organ yang mereka temui adalah PKI Joesoef yang tak diakui dan sudah dilikuidasi. Ada grup pemuda yang pada 1943 berusaha bikin jaringan dan merupakan sisa dari sel-sel partai yang dibangun Musso. Grup lainnya telah menyusun perlawanan anti-Jepang di Jawa Barat atas usaha Widarta. Pada Maret 1946, mereka mengadakan rapat di Jakarta serta memutuskan melakukan konsolidasi.
Menurut Soe Hok Gie, Maruto Darusman kemudian menemui pimpinan PKI waktu itu, Moh. Sjah, dan berdiskusi. “Maruto menarik kesimpulan bahwa PKI yang ada ngawur dan harus ditumbuhkan,” tulis Gie dalam Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan.
Pada Maret 1946, mereka mengadakan rapat di Jakarta dan memutuskan melakukan pembersihan di kalangan PKI dan mengelar konferensi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















