top of page

PKI di Tangan Tokoh Tua

Tokoh tua mengambil alih kepemimpinan PKI. Kerjasama dan mendukung perundingan dengan Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sardjono (kanan) dan Boerhanoedin sebagai editor Penjoeloeh. (Repro Harry A. Poeze, PKI Sibar).

23 Sep 2025
4 menit membaca

PADA awal 1946, tokoh-tokoh PKI dari Belanda dan Australia mulai berdatangan ke Indonesia. Organ yang mereka temui adalah PKI Joesoef yang tak diakui dan sudah dilikuidasi. Ada grup pemuda yang pada 1943 berusaha bikin jaringan dan merupakan sisa dari sel-sel partai yang dibangun Musso. Grup lainnya telah menyusun perlawanan anti-Jepang di Jawa Barat atas usaha Widarta. Pada Maret 1946, mereka mengadakan rapat di Jakarta serta memutuskan melakukan konsolidasi.


Menurut Soe Hok Gie, Maruto Darusman kemudian menemui pimpinan PKI waktu itu, Moh. Sjah, dan berdiskusi. “Maruto menarik kesimpulan bahwa PKI yang ada ngawur dan harus ditumbuhkan,” tulis Gie dalam Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan.


Pada Maret 1946, mereka mengadakan rapat di Jakarta dan memutuskan melakukan pembersihan di kalangan PKI dan mengelar konferensi.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
transparant.png
bottom of page