- 8 Sep 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 23 Mei
KOMUNIS Internasional (Komintern) mengirimkan agen yang tak disebutkan namanya ke Hindia Belanda pada akhir 1934. Agen itu ditugaskan menjalin kontak dengan kaum komunis untuk membangun kembali PKI yang dilarang akibat pemberontakan gagal tahun 1926-1927. Misi agen itu berakhir dengan kegagalan; dia ditangkap aparat pemerintah kolonial Belanda.
Pada tahun yang sama, Komintern mendirikan Biro Luar Negeri PKI yang berpusat di Amsterdam, Belanda. Biro ini terdiri dari Roestam Effendi, Moh. Ilderem (Achmed), dan Abdoelmadjid, dengan dukungan kaum komunis Belanda.
“Dengan dibukanya Biro itu, PKI hidup kembali dalam bentuk organisasi. Tugasnya adalah menyebarkan bacaan, melakukan propaganda di kalangan penganggur, pemuda, dan pelaut, menyusun program, dsb.,” tulis sejarawan Harry A. Poeze dalam Di Negeri Penjajah.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















