- 22 Sep 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 23 Mei
MENYUSUL Maklumat No. X yang mendorong pembentukan partai-partai politik, Mr. Mohammad Joesoef menghidupkan kembali PKI pada 21 Oktober 1945 dan diakui pemerintah pada 7 November 1945. PKI menjadi partai pertama yang didirikan setelah proklamasi kemerdekaan.
Dalam maklumatnya, sebagaimana dilansir Soeara Rakjat, 7 November 1945, Joesoef merasa sudah waktunya, “Komunis bangun kembali dan tampil ke muka guna memimpin rakyat jelata untuk mempertahankan kemerdekaan kita dan menyempurnakan Republik Indonesia menurut dasar sosialisme yang sejati.”
Pada 12 November 1945, dua hari sebelum Sutan Sjahrir dilantik sebagai perdana menteri, PKI mengeluarkan programnya, yang dalam berbagai segi tak jauh berbeda dari program Partai Sosialis. Ia menuntut hak-hak demokrasi yang luas, jaminan upah layak, dan jam kerja yang pantas. Ia menjanjikan nasionalisasi semua perusahaan penting dalam bidang-bidang produksi, distribusi, dan keuangan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















