top of page

PSI Ibarat Mobil Antik

Agustanzil Sjahroezah mendapat tugas menghidupkan kembali PSI. Dideklarasikan bertepatan dengan peringatan seratus tahun Sutan Sjahrir.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Agustanzil Sjahroezah. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

9 Mar 2024
4 menit membaca

Diperbarui: 23 Des 2025

PADA 23 September 2006, warga sosialis menggelar pertemuan di Jalan Guntur 49 Jakarta. Di hadapan 17 warga sosialis yang hadir, tiga anggota Dewan Partai PSI (Partai Sosialis Indonesia) yang tersisa yaitu Listio, Kuswari, dan Rachmanullah (tidak hadir dalam pertemuan tersebut), menerbitkan surat penugasan kepada Agustanzil Sjahroezah untuk mengaktifkan kembali PSI. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page