top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

PSI Ibarat Mobil Antik

Agustanzil Sjahroezah mendapat tugas menghidupkan kembali PSI. Dideklarasikan bertepatan dengan peringatan seratus tahun Sutan Sjahrir.

9 Mar 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Agustanzil Sjahroezah. (Micha Rainer Pali/Historia.ID).

Diperbarui: 23 Des 2025

PADA 23 September 2006, warga sosialis menggelar pertemuan di Jalan Guntur 49 Jakarta. Di hadapan 17 warga sosialis yang hadir, tiga anggota Dewan Partai PSI (Partai Sosialis Indonesia) yang tersisa yaitu Listio, Kuswari, dan Rachmanullah (tidak hadir dalam pertemuan tersebut), menerbitkan surat penugasan kepada Agustanzil Sjahroezah untuk mengaktifkan kembali PSI. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page