- 15 Agu 2025
- 4 menit membaca
RAKYAT Kabupaten Pati tengah marah. Ribuan orang yang tergabung dalam Aksi Masyarakat Pati Bersatu menggelar unjuk rasa besar-besaran untuk menuntut pemakzulan Bupati Sudewo pada Rabu (13/8/2025).
Bupati kontroversial itu menjadi perhatian besar sejak menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) mencapai 250 persen. Sebelumnya, namanya terseret dalam terduga penerima aliran dana commitment fee proyek rel keretaapi Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub), yang kasusnya sedang diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Padahal, dulu Pati memiliki beberapa bupati yang dicintai rakyatnya. Salah satunya Raden Adipati Ario (RAA) Soewondo. Setidaknya begitu salah satu bunyi sebuah rubrik obituari di suratkabar De Locomotief edisi 5 Juni 1934. Nama Bupati Soewondo pun hingga kini masih diabadikan sebagai nama rumahsakit, RSUD RAA Soewondo.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















