- 8 Jun 2018
- 3 menit membaca
Diperbarui: 18 Jun
JELANG perang di pentas Thomas dan Uber Cup 2018 lalu, tim Indonesia sudah diguyur bonus rupiah. Pada 8 Mei 2018, Li-Ning selaku sponsor mengguyur Rp500 juta, Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga memberi santunan asuransi kepada masing-masing anggota tim putra dan putri Rp500 juta.
Andai mereka menang di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018, mereka bakal makin “kuyup". Sayang, bonus tak berbanding lurus dengan prestasi. Tim Thomas Indonesia yang dikapteni Hendra Setiawan, gugur di semifinal. Tim Uber yang dikapteni Greysia Polii bahkan lebih parah, hanya bisa sampai perempatfinal.
Alih-alih menyadari kegagalan itu, Manajer tim Susi Susanti malah menyatakan hasil tim Uber sudah sesuai target. Perbulutangkisan putri Indonesia jelas mundur. Banyaknya bonus justru membuat prestasi bulutangkis putri Indonesia melempem.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















