- 21 Sep 2022
- 6 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
HARI ini, 21 September 1943, 79 tahun silam, Albert Kwok (Guo Heng Nan) mendirikan Kinabalu Guerillas Force. Organisasi perlawanan terhadap penguasa militer Jepang itu didirikannya sebagai respon terhadap kekerasan yang dilancarkan para serdadu Nippon sejak menduduki Kalimantan Utara (kini Sabah).
Jepang menduduki Sabah pada pembukaan tahun 1942. Pendudukan Sabah, sebagaimana pendudukan kota-kota di Kalimantan yang diduduki Jepang sebelumnya, terbilang tanpa perlawanan berarti.
Jurnalis Nikolaos Theotokis menulis dalam Airborne Landing to Air Assault: A History of Military Parachuting, pasukan terjun payung Jepang pertama kali terlibat dalam pertempuran selama invasi Kalimantan pada Desember 1941. Tujuan utama kampanye ini adalah ladang minyak di Miri di wilayah Sarawak dan Seria di Brunei dan lapangan terbang yang dekat dengan perbatasan dengan British Malaysia (Sarawak).
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















