top of page

Robert G. Edwards Bapak Bayi Tabung

Jutaan manusia lahir berkat teknologi bayi tabung. Penciptanya, Robert G. Edwards dianugerahi Nobel Kedokteran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Robert G. Edwards dan bayi tabung (IVF) pertama di dunia, Louise Joy Brown. (Rebecca Naden/PA Archive).

8 Okt 2010
3 menit membaca

Diperbarui: 27 Sep

PADA 25 Juli 1978, sesaat sebelum tengah malam, lahirlah bayi perempuan di Rumah Sakit Umum Daerah Oldham, Manchester, Inggris. Berat bayi itu 2,61 kg dan dikeluarkan dengan operasi caesar. Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi itu normal. Kondisi ibunya pun baik. Bayi dari pasangan Lesley dan John Brown itu diberi nama Louise Joy Brown. Dialah bayi tabung pertama di dunia.


Lesley mengidap blocked fallopian tubes atau tertutupnya saluran telur sehingga tak terjadi pembuahan karena sel telur dan sperma tak bertemu. Ini menjadi penyebab utama ketidaksuburan perempuan. Pada 10 November 1977, Lesley mendapat penanganan fisiolog Universitas Cambridge, Inggris, Robert G. Edwards dan ahli bedah kandungan Patrick Steptoe. Akhir November 1977, dengan menggunakan teknologi in vitro fertilization (IVF), embrio yang telah dibuahi di laboratorium ditanamkan di rahim Lesley. Dia hamil dan delapan bulan kemudian melahirkan.


Teknologi IVF mendapat tantangan. Saat itu, tak satu pun agama-agama utama memiliki kebijakan resmi pada inseminasi buatan ini. Gereja Katolik Roma mengajukan keberatan terkuat. Uskup Agung St. Andrews dan Edinburgh, Kardinal Gordon Gray berkata, “Saya punya keraguan serius tentang kemungkinan implikasi dan konsekuensi untuk masa depan,” katanya seperti dikutip news.bbc.co.uk, 25 Juli 1978.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
bg-gray.jpg
Selepas meninggalkan militer, Gatot Soebroto ikut mendirikan IPKI dan lolos ke parlemen. Namun, dia mengundurkan diri karena diangkat sebagai wakil KSAD.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Delapan akademisi mencurahkan harapan dan usulan rekomendasi untuk keadilan Pemilu. Mengingatkan spirit para pendiri bangsa dan perjuangan Reformasi 1998.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Seperti halnya Lebaran, anak-anak dan para jemaat mengenakan baju baru di hari Natal.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Mengutip pidato Sukarno, Basuki Tjahaja Purnama meminta pendukungnya tidak golput. Pilihlah partai politik yang teruji dan berkomitmen pada Pancasila.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Bacaan orang masa lampau tentang hari kiamat. Terus bertahan bahkan diadaptasi jadi komik surga dan neraka.
Bacaan orang masa lampau tentang hari kiamat. Terus bertahan bahkan diadaptasi jadi komik surga dan neraka.
transparant.png
bottom of page