top of page

Sastra Dakwah tentang Hari Kiamat

Bacaan orang masa lampau tentang hari kiamat. Terus bertahan bahkan diadaptasi jadi komik surga dan neraka.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Penggambaran hari kiamat dalam lukisan di negeri Barat. (Wikimedia Commons).

  • 25 Feb 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

JAMAAH calon haji dari Indonesia pada masa kolonial menempuh perjalanan laut hampir enam bulan untuk mencapai Mekkah. Dari Indonesia, mereka singgah dulu di Singapura. Di sini mereka biasanya membeli sejumlah bahan bacaan. Tema yang paling diminati adalah tentang hari kiamat.


"Pas sebagai bacaan dalam perjalanan akbar menunaikan haji untuk mawas diri mengenang mati atau pelipur hati menghadapi kematian," kata Edwin Paul Wieringa, guru besar filologi Indonesia dan kajian Islam dari Universitas Cologne, Jerman, dalam kuliah umum bertajuk "Dari Kudus ke Bombay dan ke Jawa Lagi: Sastra Keagamaan tentang Hari Kiamat" di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB-UI), Depok, Jawa Barat, 19 Februari 2020.


Bacaan bertema kiamat itu tercetak dalam tulisan tangan. Mereka terbit antara masa 1900-1920-an. Aksaranya Arab dengan bahasa Melayu atau Jawa. Edwin menemukan buku kuno bertema kiamat ketika meriset di Perpustakaan Nasional Singapura, Oktober 2019–Januari 2020. Jumlah buku semacam itu ada belasan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
bg-gray.jpg
Perdana Menteri Sutan Sjahrir diculik pengikut Tan Malaka, Presiden Sukarno minta Sjahrir dikembalikan.
bg-gray.jpg
Pengikut Tan Malaka menculik Sutan Sjahrir karena dianggap pengkhianat yang menjual tanah air kepada Belanda. Sukarno-Hatta memerintahkan untuk membebaskannya.
bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Dalam perjalanan menuju Belanda, Ki Hajar Dewantara yang semangat perjuangannya belum padam, menulis surat untuk teman-temannya agar terus menolak perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Merayakan kemanusiaan melalui karya seni. Mengenang kepedihan sekaligus memetik pelajaran darinya.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
transparant.png
bottom of page