top of page

Saat Proklamasi Berkumandang di Serambi Mekah

Berita proklamasi kemerdekaan Indonesia, tiba di Aceh terlambat hampir dua pekan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Foto: munasprok.or.id

  • 10 Agu 2017
  • 2 menit membaca

Meski berusaha dibendung pihak militer Jepang, berita proklamasi lambat laun tetap sampai ke seluruh Indonesia . Termasuk di salah satu provinsi Indonesia paling ujung: Aceh. Namun karena jarak yang sangat jauh dari Jakarta, masyarakat Aceh sendiri baru mendengar berita itu sekira dua pekan sejak dibacakannya teks Proklamasi oleh Sukarno dan Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945.


Sebagaimana disarikan dari buku Sejarah Daerah Propinsi Daerah Istimewa Aceh yang dituliskan Muhammad Ibrahim dkk, masyarakat Aceh secara umum baru mendengar berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 29 Agustus 1945. Pun begitu, sedianya para staf kantor berita Hodoka Kutaradja dan surat kabar Atjeh Simbun sudah lebih dulu mendengarnya pada 21 Agustus 1945.


Upaya yang terkesan berani juga coba dilakukan tiga pemuda pegawai Kantor Kepolisian Kutaradja (kini Kota Banda Aceh). Mereka nekat mengibarkan bendera merah putih di kantor tersebut pada malam hari, dengan harapan bisa segera dilihat masyarakat keesokan harinya.


Itu kali pertama bendera merah putih berkibar di Bumi Serambi Makkah sejak dibacakannya proklamasi kemerdekaan di Jakarta. Kenekatan lain juga dilakukan seorang pemuda, Teuku Nyak Arif, yang berkeliling Kutaraja (kini Kota Banda Aceh) pada 24 Agustus dengan mengibarkan bendera merah putih di mobilnya.


“Maksudnya agar masyarakat luas tahu bahwa Indonesia sudah merdeka dan rakyat tidak perlu lagi tunduk pada penjajahan Jepang,” ungkap Rusdi Sufi, Iriani Dewi Wanti, Seno dan Djuniat dalam buku Sejarah Kotamadya Banda Aceh.


Sayangnya usaha-usaha itu pun belum begitu dimengerti masyarakat awam. Justru baru pada 29 Agustus masyarakat Aceh paham bahwa sudah ada yang namanya proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kabar proklamasi yang tersebar ke pelosok Aceh setelah kedatangan Teuku Mohammad Hasan dan M Amir dari Jakarta yang singgah ke Kota Medan.


Kabar itu lantas ditindaklanjuti oleh para pemuda setempat dengan menaikan bendera merah putih di depan Kantor Kesejahteraan Rakyat dan di Kantor Tyokan (Kantor Baperis). Setiap rumah di Aceh kemudian juga diwajibkan mengibarkan bendera pada 13 Oktober lewat Maklumat Nomor 2 Komite Nasional Indonesia Daerah Aceh.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
The United States’ hydrogen bomb tests in the Eniwetok Atoll in the Pacific alarmed a member of the Indonesian House of Representatives, who urged the government to mobilize opposition on the international stage.
bg-gray.jpg
Jenderal Soedirman mendukung Persatuan Perjuangan yang digagas Tan Malaka. Namun, dia kemudian meninggalkan kawan sehaluan setelah terjadi peristiwa kudeta 3 Juli 1946.
bg-gray.jpg
Setelah Sutan Sjahrir dibebaskan, para pengikut Tan Malaka menyodorkan konsepsi untuk disetujui Sukarno. Hatta menyadari sedang terjadi kudeta.
bg-gray.jpg
Setelah diculik pengikut Tan Malaka, Sutan Sjahrir bikin perhitungan dengan penangkapan berantai. Adam Malik protes, Sayuti Melik pasrah digelandang ke bui.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Sepakbola Australia bermula dari rumahsakit jiwa. Sempat dua kali ditolak masuk Asia.
Banyak figur Indonesia yang mendunia bangga menyatakan keindonesiaan mereka. Agnez Mo termasuk di dalamnya. Namun, pernyataannya dipelintir.
Banyak figur Indonesia yang mendunia bangga menyatakan keindonesiaan mereka. Agnez Mo termasuk di dalamnya. Namun, pernyataannya dipelintir.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Belanda bikin lembaga yang mengumpulkan informasi mengenai tanah jajahannya.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Entah sejak kapan istilah logistik yang merujuk kepada ketersediaan duit itu mulai digunakan.
Entah sejak kapan istilah logistik yang merujuk kepada ketersediaan duit itu mulai digunakan.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
Demi mengenal Indonesia lebih dalam, novel Max Havelaar karya Multatuli diterjemahkan ke dalam bahasa Korea.
transparant.png
bottom of page