top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sebelum Achmad Albar Sukses di Indonesia

Achmad Albar menjadi aktor sejak bocah, ketika dewasa dikenal sebagai rocker.

28 Agu 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Ahmad Albar (paling depan) ketika berkarier di Belanda bersama Clover Leaf. (Repro "Het Vrije Volk"/delpher)

  • 28 Agu 2024
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 8 Mar

ACHMAD Albar alias Iyek hanya satu dari sekian anak Jakarta yang merasa terkekang. Pasalnya, politik anti-Barat pemerintah membuat anak muda Indonesia diharamkan menyanyikan lagu-lagu pop dan rock Barat yang sedang naik daun di era 1960-an. Musik Barat seperti rock dicap sebagai musik setan atau diistilahkan Ngak Ngik Ngok. Tak hanya musiknya saja, penampilannya juga dilarang.


“Di zamannya Sukarno itu kita dilarang pakai jins ketat, rambut panjang juga gak boleh. Mainkan lagu The Beatles pun kita nyolong-nyolong,” kenang Achmad Albar dalam di Pameran Retrospektif God Bless 50 tahun pada 19 Februari 2024.


Di tahun-tahun terakhir pemerintahan Sukarno, Iyek –yang pernah main di film Djenderal Kantjil ketika masih bocah– pun hijrah ke Belanda. Ibunya, Farida Alhasni, khawatir dengan situasi politik yang memburuk pasca-G30S meski anaknya bukan orang politik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja Salah Satu Pejuang THR

Ahem Erningpraja getol ikut memperjuangkan agar buruh bisa berlebaran dengan ceria seperti sekarang.
Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Kebrutalan Paman Sam dalam Pembantaian My Lai

Serangan AS ke sekolah Iran akibat kesalahan data intelijen. Hal fatal serupa pernah terjadi di Vietnam yang berujung pembantaian.
When Telenovela Stars Visited Indonesia

When Telenovela Stars Visited Indonesia

Several telenovela lead actors made a visit to Indonesia. They were welcomed by thousands of fans and left with unforgettable memories.
Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.
The Bitter Life of Sutan Sjahrir

The Bitter Life of Sutan Sjahrir

Towards the end of his life, Sutan Sjahrir lived as a prisoner under medical care. As bitter as it was, that period was the only time his daughter ever experienced life as part of a complete family.
bottom of page