top of page

Sebelum Ponsel Merajalela

Dari urusan bisnis, darurat, sampai asmara, wartel dan telepon umum jadi andalan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Deretan telepon umum di Wisata Agro Gunung Mas. Sumber: Telekomunikasi Indonesia, 1997.

9 Apr 2019
3 menit membaca

Diperbarui: 1 Jun

UNTUK mengangkat perekonomiannya, Rini, gadis asal Randublatung, Blora, merantau ke Jakarta. Ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga di daerah Kebayoran Baru. Ketika pulang kampung untuk berlebaran, Rini bertemu Biyoso, pemuda asal Jawa Timur yang juga mudik. Biyoso bekerja sebagai satpam di bilangan Kuningan, Jakarta. Dari perkenalan di Terminal Pulo Gadung itu, mereka menjalin hubungan asmara.


Pacaran di tahun 1990-an, hubungan Rini-Biyoso tak bisa seperti muda-mudi sekarang yang dengan mudah mengetik pesan di aplikasi obrolan atau melakukan panggilan video lewat telepon pintar. Untuk bisa saling berkomunikasi, saban siang Rini selalu berusaha mencuri waktu untuk keluar sejenak dari rumah majikannya dan pergi ke telepon umum. Setelah mengantri sebentar, memasukkan koin, dia baru bisa menyapa Biyoso dari telepon kantornya. Lelah Rini mengantri terbayar kala suara Biyoso terdengar dari gagang telepon.


Pada 1980-an-1990-an, kebutuhan komunikasi jarak-jauh masyarakat mendapat wujud baru. Sebelumnya, hanya kalangan tertentu yang dapat menikmati sambungan telepon di rumah masing-masing. Kalau tak punya telepon, surat jadi pilihan. Sampai pertengahan 1990-an, ketika pemerintah belum menggalakkan pemasangan telepon rumah, telepon umum pun jadi tempat tujuan banyak orang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Perempuan yang tak lelah memperjuangkan nasib sesamanya.
Perempuan yang tak lelah memperjuangkan nasib sesamanya.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Tak hanya mengerahkan satu regu POM ABRI, Manila merekrut seorang pemain untuk dijadikan“informan” khusus guna mengusir hantu suap.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Rumah komunal di Sulawesi hanya bertahan dalam ingatan.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
Lapangan Merah kembali jadi saksi parade para patriot Rusia. Menggaungkan sentimen anti-Nazi dari masa Stalin hingga Putin.
transparant.png
bottom of page