- 12 Okt 2023
- 2 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
SEBAGAIMANA wilayah-wilayah lain di ibukota, wilayah Petamburan di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta juga dilanda panas terik hampir saban hari sejak beberapa bulan ke belakang. Banyak orang terlihat berteduh sembari minum atau makan di taman yang terletak di pojok yang mempertemukan Jalan KS Tubun dan Jalan S. Parman. Ibarat oasis, taman itu menjadi tempat berteduh yang ada di Petamburan.
Satu ruang terbuka teduh lain di Petamburan adalah TPU Petamburan. Namun, dengan pos penjagaan yang mirip benteng, tak setiap orang bisa masuk dan berteduh di sana. Di TPU itulah Sersan Pongoh dimakamkan. Pongoh merupakan serdadu Koninklijk Nederlands-Indische Leger (KNIL) yang mendapat bintang jasa karena terlibat dalam operasi-operasi militer Belanda.
Sersan Jesajas Pongoh lahir di Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada 7 Mei 1878. Menurut catatan Algemeen Handelsblad voor Nederlandsch-Indië, 6 Oktober 1934, dia telah menjadi serdadu KNIL sejak 10 Februari 1897. Pongoh memulai kariernya dari pangkat bawah. Antara 1898-1904, dia ikut serta dalam operasi militer di Aceh sebagai anggota Korps Marsose Jalan Kaki, sebuah pasukan khusus anti-gerilya KNIL.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















