top of page

Sebuah Keluarga Ambon Setelah KNIL Berontak di Jatinegara

Jatuh bangun sebuah keluarga Ambon dari masa Hindia Belanda hingga Indonesia merdeka.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 29 Sep 2023
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

BERPISAH dengan keluarga merupakan hal tidak enak dan berat. Hal itulah yang dialami serdadu Kompi 2 Batalyon Infanteri ke-2 KNIL yang bertempat di Meester Cornelis (kini Jatinegara). Kompi tersebut berisikan orang-orang Ambon. Di dalam kompi tersebut terdapat sersan senior yang menjadi pemuka agama bernama Pieter Muskita. Oleh kebanyakan serdadu Ambon, dia dipanggil Bapa Kompi.


Suatu hari sekitar tahun 1941, jelang pendaratan tentara Jepang, batalyon tersebut hendak dikirim ke Tarakan. Para serdadu Ambon itu pun harus meninggalkan keluarga mereka. Lantaran tahu Tarakan adalah garis depan, mereka merasa akan menuju kematian. Maka, di antara anggota kompi meminta agar diperbolehkan mengevakuasi keluarga mereka ke Maluku. Namun, permintaan itu ditolak.


“Karena protes dan ketidakpuasan, selusin tentara menarik diri dari absensi. Menurut manajemen, mereka melakukan tindak pidana desersi. Ketika orang-orang tersebut melaporkan diri kembali ke kompi, hukuman sangat berat menanti mereka. Selain itu, seluruh anggota kompi juga menerima hukuman disiplin kolektif,” aku Joost alias Jozef Muskita, anak Bapa Kompi tersebut, seperti dicatat Benjamin Bouman dalam Van Driekleur tot Rood-Wit: De Indonesische Officieren uit het KNIL 1900-1950.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Penampilan Frans Meeng di Piala Dunia 1938 dipuji media Belanda. Perang membuat dia dan kakaknya yang bermain di klub yang sama harus menderita di Samudera Hindia dengan akhir berbeda.
bg-gray.jpg
Sederet jabatan diemban Sudiro sejak Indonesia merdeka. Di Dewan Konstituante, Sudiro sudah menyuarakan isu HAM.
bg-gray.jpg
Sejak awal menjadi pejabat, Sudiro ditempatkan di daerah konflik. Dimulai dari Surakarta, berakhir di Sulawesi yang penuh pergolakan.
bg-gray.jpg
Sudiro meninggalkan hidup enak di Palembang karena dipanggil Sukarno ke Jakarta. Dia memimpin Barisan Pelopor dan berperan dalam Proklamasi kemerdekaan.
Gajah putih simbol kerajaan di Thailand. Hewan suci dan langka ini dipercaya pembawa keberuntungan, sehingga tidak boleh dikonsumsi dan dipekerjakan. Gajah putih dapat menghancurkan lawan.
Gajah putih simbol kerajaan di Thailand. Hewan suci dan langka ini dipercaya pembawa keberuntungan, sehingga tidak boleh dikonsumsi dan dipekerjakan. Gajah putih dapat menghancurkan lawan.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Kala sidak ke Tanjung Priok, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan untuk mencintai rupiah. Dahulu di pengujung Orde Baru gerakan cinta rupiah didengungkan Tutut Soeharto.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
transparant.png
bottom of page