top of page

Sejarah Laïcité, Dasar Falsafah Sekularisme Prancis

Sekularisme Prancis berakar sejak Revolusi 1789-1799. Berhasil memisahkan gereja dan negara lebih dari 100 tahun lalu.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Paris tahun 1889. (Wikimedia Commons).

  • 7 Nov 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 29 Mei

SEJAK September lalu, setidaknya ada tiga insiden terkait terorisme di Prancis. Dua orang staf rumah produksi diserang di dekat kantor Majalah Charlie Hebdo pada akhir September. Pada 16 Oktober, seorang guru bernama Samuel Paty dipenggal setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad di sekolah. Lalu pada 29 Oktober, tiga orang tewas dalam serangan di Nice.


Situasi semakin memanas. Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait kebebasan berpendapat di negerinya dianggap sebagai sikap anti-Islam. Negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim mengecam Macron dan aksi boikot produk-produk Prancis dilakukan di berbagai tempat.


Mengutip bbc.com, pada awal Oktober lalu, Presiden Macron mengatakan bahwa “sekularisme adalah dasar negara” dan “separatisme Islam harus ditangani”. Sekularisme yang hendak dipertahankan Prancis itu memang telah menjadi dasar falsafah Prancis selama lebih dari 100 tahun. Sekularisme atau yang dalam istilah Prancis disebut Laïcité, memiliki akar yang panjang dalam sejarah Prancis.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.
bg-gray.jpg
Tan Malaka tampil pertama kali untuk menghimpun kekuatan dalam Persatuan Perjuangan. Oposisi Tan Malaka berhasil menjatuhkan Kabinet Sutan Sjahrir, namun hanya kemenangan semu.
bg-gray.jpg
Sutan Sjahrir menemui Tan Malaka untuk bekerja sama. Namun, dua tokoh Minang ini tak sejalan dalam perjuangan. Sjahrir memilih diplomasi membuat Tan Malaka oposisi.
bg-gray.jpg
Pohon ini punya narasi mitos bisa menurunkan hujan. Menarik berbagai pemerintah kolonial Eropa untuk mendapatkan dan memperkenalkan tanaman ini ke berbagai negeri jajahan.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Bukan hanya manusia yang perlu disayangi. Bumi juga perlu disayangi.
Bukan hanya manusia yang perlu disayangi. Bumi juga perlu disayangi.
Misi AURI menembus blokade Belanda ke Filipina. Menghadapi beragam cobaan, bahkan hingga penerbangan pulang ke kampung halaman.
Misi AURI menembus blokade Belanda ke Filipina. Menghadapi beragam cobaan, bahkan hingga penerbangan pulang ke kampung halaman.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
transparant.png
bottom of page