top of page

Seperti Apa Pola Makan Orang-orang di Masa Lalu?

Orang-orang di masa lalu terbiasa makan dua kali sehari. Revolusi Industri mengubah kebiasaan makan menjadi tiga kali sehari.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 6 Jan 2025
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 31 Des 2025

KEBIASAAN makan tiga kali sehari tentu tak asing bagi orang-orang di masa kini, meski tak semua mengikuti pola makan tersebut. Sarapan, makan siang, dan makan malam membentuk pola makan untuk menopang aktivitas sehari-hari. Namun, jika melihat kehidupan masyarakat di masa lalu, waktu makan tidak diatur secara khusus. Kebiasaan menyantap hidangan di waktu-waktu tertentu umumnya dilakukan oleh orang kaya dan bangsawan.


Dulu, kebanyakan orang terbiasa makan dua kali sehari. Menurut sejarawan Caroline Yeldham sebagaimana dikutip dari artikel “Breakfast, lunch and dinner: Have we always eaten them?” termuat di BBC News Magazine, 15 November 2012, orang Romawi kuno bahkan hanya makan satu kali di siang hari. Menyantap hidangan di pagi hari justru menjadi hal yang tidak disukai.


“Orang Romawi percaya bahwa makan hanya satu kali sehari itu lebih sehat. Mereka terobsesi dengan proses pencernaan yang optimal dan makan lebih dari satu kali dianggap sebagai bentuk kerakusan. Pemikiran ini berdampak pada cara orang makan untuk waktu yang sangat lama,” sebut Yeldham.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gerilya di hutan hingga dapat julukan Ratu Rimba Malaya, Shamsiah Fakeh pernah ditangkap di Jakarta pasca peristiwa G30S 1965.
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Mahmoud Abbas tak punya legitimasi, kata sejarawan Vijay Prashad. Pemimpin Palestina sebenarnya ada di penjara, salah satunya Marwan Barghouti.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
transparant.png
bottom of page